Minggu, 04 November 2012

PROFIL SINGKAT LAMSEL

  1. Kabupaten Lampung Selatan adalah salah satu kabupaten di Provinsi Lampung. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kalianda. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 2.109,74 km² dan berpenduduk sebanyak kurang lebih 923.002 jiwa (LSDA 2007).
    Menara Siger dan Pelabuhan Bakauheni
    Wilayah Kabupaten Lampung Selatan terletak antara 1050 sampai dengan 1050450 Bujur Timur dan 50150 sampai dengan 60 Lintang Selatan. Mengingat letak yang demikian ini daerah Kabupaten Lampung Selatan seperti halnya daerah-daerah lain di Indonesia merupakan daerah tropis.
    Kabupaten Lampung Selatan bagian selatan meruncing dan mempunyai sebuah teluk besar yaitu Teluk Lampung. Di Teluk Lampung terdapat sebuah pelabuhan yaitu Pelabuhan Panjang dimana kapal-kapal dalam dan luar negeri dapat merapat. Secara umum pelabuhan ini merupakan faktor yang sangat penting bagi kegiatan ekonomi penduduk Lampung, terutama penduduk Lampung Selatan. Pelabuhan ini sejak tahun 1982 termasuk dalam wilayah Kota Bandar Lampung.

    Di bagian selatan wilayah Kabupaten Lampung Selatan yang juga ujung Pulau Sumatera terdapat sebuah pelabuhan penyeberangan Bakauheni, yang merupakan tempat transito penduduk dari Pulau Jawa ke Sumatera dan sebaliknya. Dengan demikian Pelabuhan Bakauheni merupakan pintu gerbang Pulau Sumatera bagian selatan. Jarak antara Pelabuhan Bakauheni (Lampung Selatan) dengan Pelabuhan Merak (Propinsi Banten) kurang lebih 30 kilometer, dengan waktu tempuh kapal penyeberangan sekitar 1,5 jam. Kabupaten Lampung Selatan mempunyai daerah daratan kurang lebih 2.109,74 km² (LSDA 2007), dengan kantor pusat pemerintahan di Kota Kalianda.

    Saat ini Kabupaten Lampung Selatan dengan jumlah penduduk 923.002 jiwa (LSDA 2007), memiliki luas daratan + 2.109,74 km2 yang terbagi dalam 17 kecamatan dan terdiri dari 248 desa dan 3 kelurahan.
  1. Bakauheni
  2. Candipuro
  3. Jati Agung
  4. Kalianda
  5. Katibung
  6. Ketapang
  7. Merbau Mataram
  8. Natar
  9. Palas
  10. Penengahan
  11. Rajabasa
  12. Sidomulyo
  13. Sragi
  14. Tanjung Bintang
  15. Tanjungsari
  16. Way Panji
  17. Way Sulan

ARTI LAMBANG LAMPUNG SELATAN

Warna Lambang Daerah terdiri dari biru muda, kuning emas, biru tua, merah, putih, hijau, coklat dan hitam, yang masing-masing warna melambangkan :
  1. Biru muda melambangkan perubahan, kejujuran, kemakmuran, ketaatan dan takwakuning emas melambangkan keagungan dan kejayaan serta kebesaran cita dan masyarakat untuk membangun daerah dan negaranyabiru tua melambangkan laut, kesetiaan, ketekunan dan ketabahan juga melambangkan kekayaan sungai dan lautan yang merupakan sumber perikanan dan kehidupan para nelayanmerah melambangkan keberanian dan kedinamisanputih melambangkan kesucianhijau melambangkan kesejahteraan dan kecerdasaan dancoklat melambangkan tanah yang subur untuk ladang dan sawah. Isi Lambang Daerah mempunyai makna terdiri atas : kata Lampung Selatan berarti Daerah Kabupaten Lampung Selatan 
  2. Pita bewarna merah melambangkan keberanian
  3. Bintang emas bersegi 5 (lima) melambangkan nilai-nilai keagamaan
  4. Siger melambangkan mahkota keagungan adat budaya dan tingkat kehidupan terhormat
  5. Bergerigi 7 (tujuh) melambangkan 7 (tujuh) marga antara lain (marga Pesisir/Rajabasa, Marga Legun, Marga Katibung, Marga Dantaran, Marga Ratu, Marga Sekampung Ilir, dan Marga Sekampung Udik)
  6. Setangkai Padi berjumlah 14 (empat belas) bulir, Kapas berjumlah 11 (sebelas) tangkai, Mutiara pada Siger berjumlah 56 (lima puluh enam) butir, merujuk pada hari jadi Kabupaten Lampung Selatan 14 November 1956
  7. Gunung, laut, daratan, dan pohon kelapa melambangkan kekayaan alam
  8. Aksara Lampung yang berarti suka bermusyawarah untuk menuju mufakat
  9. Sebuah badik melambangkan keperwiraan
Sumber : http://lampungselatankab.go.id